loading...
Home » » IMF Dan Bank Dunia Puji Terobosan Indonesia Terapkan Omnibus Law

IMF Dan Bank Dunia Puji Terobosan Indonesia Terapkan Omnibus Law

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-02-16

Menko Luhut bertemu dengan pimpinan IMF dan Bank Dunia di Washington DC
Washington D.C (WartaMerdeka) - Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dalam kunjungannya ke Amerika Serikat berdialog dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva (13/2) dan Presiden Bank Dunia David Malpass esok harinya. 

Saat dengan delegasi IMF, Luhut didampingi Wamenlu Mahendra Siregar mendapat update terbaru tentang perkembangan ekonomi dunia dari Ms. Georgieva. “Kejadian yang terjadi di Cina menjadi salah satu faktor yang membuat IMF mengoreksi pertumbuhan ekonomi globalnya. Ms.Georgieva juga menyampaikan pandangannya tentang situasi global apa saja yang akan mempengaruhi perekonomian," ucap Luhut.     

Luhut juga menjelaskan perkembangan terbaru di Indonesia seperti rencana pembangunan ibu kota baru. “Saya jelaskan juga kepada Ms. Georgieva dan delegasi IMF tentang program hilirisasi industri yang sedang kita laksanakan serta dampaknya yang bisa menekan defisit transaksi berjalan, karena defisit neraca dagang terjadi disebabkan oleh nilai ekspor yang tidak mampu mengimbangi impor," ungkapnya.     

Hal lain soal Omnibus Law, yang prosesnya sekarang sudah berada di DPR. Menurut Luhut, IMF menyambut gembira perkembangan ini dan berharap bisa memberi kontribusi pada perbaikan ekonomi Indonesia. "Kepada Ms. Geogieva, saya katakan pemerintah sudah melakukan sinkronisasi dan harmonisasi di 2.507 pasal dari 83 undang-undang. Semua diringkas menjadi 174 pasal di RUU Omnibus Law dan sudah di submit ke DPR. Ia optimis terhadap Omnibus Law dan menanyakan kira-kira berapa lama prosesnya hingga bisa efektif dilaksanakan. Saya jawab seharusnya menurut peraturan bisa selesai dalam waktu 100 hari," ujar Luhut.   

Nihilnya kasus virus corona di Indonesia disyukuri Presiden Bank Dunia David Malpass saat bertemu dengan Luhut yang didampingi Menkominfo Johnny G. Plate. Tak berbeda saat jumpa di IMF, dengan delegasi Bank Dunia juga dibahas Omnibus Law dan perkembangan situasi ekonomi di Indonesia. Kedua pihak juga membahas dan berdiskusi tentang hilirisasi industri, terutama nikel.

"Presiden Malpass menyampaikan penghargaannya atas usaha Indonesia dalam mengelola sampah limbah padat. Saya katakan kepadanya, kami masih butuh keterlibatan Bank Dunia untuk menjadi pemdamping, sehingga bisa meminimalkan kesalahan dalam mengelola sampah tersebut," papar Luhut (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia