loading...
Home » » Kementan Gandeng Tokopedia Fasilitasi Penjualan Produk Peternakan

Kementan Gandeng Tokopedia Fasilitasi Penjualan Produk Peternakan

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-04-21

Guna memutus mata rantai penjualan yang panjang, Kementan ajak Tokopedia bantu jual produk peternakan
Jakarta (WartaMerdeka) – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) gandeng perusahaan e-commerce Tokopedia sebagai akses ke pemasaran online untuk memfasilitasi produk peternakan yang dikelola mandiri maupun para pelaku UMKM. Dirjen PKH Kementan IKetut Diarmita menyebut, jalinan kerjasama ini diyakini dapat meningkatkan pemasaran produk pertanian serta memutus rantai panjang yang menghambat penjualan.

"Yang paling penting, kerjasama ini bisa meningkatkan pendapatkan para peternak mandiri," ujar Diarmita saat teken MoU dengan Tokopedia (20/4). Seperti diketahui, Kementan juga telah kerjasama dengan penyedia jasa layanan pemasaran online seperti Blibli, Gojek dan Grab. Selain itu, kerjasama juga dilakukan dengan mitra peternakan usaha daging dan telor unggas termasuk ayam ras, daging sapi dan susu dengan perjanjian percepatan pendistribsian ke masyrakrat yang saat ini sebagai besar berada di rumah.

"Selain itu, kami juga melakukan perjanjian dengan perusahan start up dalam upaya mencarikan peluang pasar bagi para peternak agar dapat meningkatkan pendapatan mereka," ucapnya. Semua upaya ini, kata Diarmita, dilakukan sembari menunggu pelaksanaan rencana pembelian 12 juta ekor ayam ras boiler yang sudah sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 7/2020.

Semenetara itu, salah satu pelaku UMKM pengolahan daging ayam, Devi Maharani mengaku tertolong dengan terjalinnya kerjasama antara Kementan dan Tokopedia. Diharap kerjasama ini dapat memudahkan penjualan hingga ke seluruh elemen masyarakat.

"Dengan kerjasama ini sayang tertolong sekali karena bisa mendongkrak orderan melalui Tokopedia. Saya harap kerjasama ini terus berlanjut sampai berakhirnya masa pandemi covid-19," harapnya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia