loading...
Home » » Gerakan BISA Kemenparekraf Sasar Tiga Destinasi Wisata Di Riau

Gerakan BISA Kemenparekraf Sasar Tiga Destinasi Wisata Di Riau

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-08-06

Kota Pekanbaru, Siak dan Kampar di Provinsi Riau jadi target Gerakan BISA untuk pulihkan pariwisata 
Jakarta (WartaMerdeka) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf/Baparekraf) Kreatif kembali melanjutkan gerakan bersih, indah, sehat aman (BISA), yang kali ini berada di tiga destinasi wisata Provinsi Riau pada 4-5 Agustus 2020. Menurut Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf R Kurleni Ukar dalam pernyataanya (5/8), gerakan BISA diselenggarakan bersamaan di Provinisi Riau, agar dapat mendorong peningkatan indikator Health and Hygiene serta Safety and Security di lingkungan Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak.

"Gerakan BISA bertujuan untuk mendorong pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman Covid-19," ucap Kurleni. Pelaksanaan Gerakan BISA di kota Pekanbaru dilakukan di dua titik, yaitu Taman Tunjuk Ajar dan Taman Tuan Kadi. Kabupaten Kampar berada di Pulau Cinta, dan di Kabupaten Siak di 2 lokasi yakni Istana Siak dan Makam Koto Tinggi.
Melalui sinergi dan kolaborasi antara Kemenparekraf, Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar dan Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, kegiatan Gerakan BISA di Provinsi Riau menjadi stimulus bagi 300 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Mereka yang terlibat terdiri dari pemandu wisata lokal, pokdarwis pengelola destinasi, pelaku usaha sektor kuliner, hingga komunitas penggiat film yang terdampak pandemi Covid-19.
Gubernur Riau Syamsuar menyambut baik dan beri apresiasi tinggi terkait kegiatan Gerakan BISA di Provinsi Riau. “Pariwisata merupakan sektor primadona yang akan menjadi tulang punggung pendapatan daerah di masa depan, oleh karena itu potensi ini harus dikelola dan ditingkatkan dengan baik dari sisi kualitas maupun kapasitasnya,” ajak Gubernur.
Dalam kegiatan ini, Kemenparekraf mendedikasikan wastafel portable dilengkapi dengan signage petunjuk cuci tangan sesuai anjuran WHO, thermogun di titik-titik masuk wisatawan serta alat penunjang kebersihan dan keindahan seperti sapu, kuas, cat, dan seterusnya. Juga ada berbagai aktivitas dalam ruang lingkup BISA, seperti pengecatan, penanaman bibit bunga, dan pembersihan lingkungan (dh/pn).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia