loading...
Home » » Batalyon Infantri 761/Kibibor Akinting Rayakan Hari Jadi Pertamanya.

Batalyon Infantri 761/Kibibor Akinting Rayakan Hari Jadi Pertamanya.

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-09-01

Kehadiran Yonif 761/KA Kodam XVIII/Kasuari turut menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat
Manokwari (WartaMerdeka) – Sejalan dengan rencana strategis penataan organisasi Kodam XVIII/Kasuari 2020-2024 tentang pembangunan kekuatan, kemampuan, maka pada 2019 telah diresmikan hadirnya Batalyon Infanteri (Yonif) 761/Kibibor Akinting (KA), guna melengkapi organisasi dan satuan tempur (Satpur) Infanteri menghadapi potensi ancaman bersenjata yang mungkin muncul di wilayah Papua Barat.

Ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra saat menghadiri acara hari jadi atau Hut pertama Yonif 761/KA Kodam XVIII/Kasuari, di lapangan Markas Komando Yonif 761/KA di Distrik Warmare, Manokwari, Papua Barat (31/8).
Makna dari HUT Ke-1 Yonif 761/KA merupakan wujud dari ungkapan rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas satu tahun berdirin dan pengabdiannya dalam mendukung keberhasilan tugas pokok Kodam XVIII/Kasuari.
“Selain itu, arti dari ulang tahun satuan merupakan bagian dari proses dalam pembinaan tradisi korps guna memelihara dan meningkatkan semangat juang, kebanggaan, dan kecintaan terhadap TNI AD, sekaligus sebagai momentum introspeksi dan evaluasi diri guna meningkatkan kinerja di masa yang akan datang,” ucap Pangdam XVIII/Kasuari.
Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada segenap Prajurit Kibibor Akinting atas segala dedikasi, kinerja, dan darma baktinya selama ini kepada Kodam XVIII/Kasuari,  bangsa dan negara, yang diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas dengan sukses.
“Saya berharap kehadiran Yonif 761/Kibibor Akinting  yang merupakan satuan pemukul Kodam XVIII/Kasuari akan dapat meningkatkan memampuan satuan manuver Kodam dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan, terutama menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Papua Barat yang secara geografis sangat luas, dengan kondisi alam pegunungan dan hutan yang sulit dijangkau menggunakan transportasi darat,” pesan Mayjen Ali Hamdan Bogra (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia