loading...
Home » » Potensi Pariwisata Bali Tetap Jadi Perhatian Semua Pihak

Potensi Pariwisata Bali Tetap Jadi Perhatian Semua Pihak

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-09-11

Bali tetap jadi andalan utama pemulihan pariwisata nasional pascapandemi
Denpasar (WartaMerdeka) – Pariwisata Bali sudah menjadi ikon dunia. Sehingga, saat pandemi Covid-19 melanda dunia, juga ke Indonesia, Bali menjadi perhatian penting Pemerintah Pusat untuk segera dipulihkan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), misalnya, telah mengeluarkan berbagai kebijakan bekerjasama dengan Pemda setempat guna membuka secara bertahap pariwisata Bali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Minggu ini saja, ada Gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA) di tiga lokasi Provinsi Bali (11-12/9), secara daring dan luring, sebagai upaya menyiapkan destinasi wisata tereebut di masa adaptasi kebiasaan baru. Tiga lokasi tersebut berada di Pantai Segara Denpasar, Tirta Empul Kabupaten Gianyar, dan Taman Edelweis Kabupaten Karangasem.

Menurut Analis Kebijakan Kemenparekraf/Baparekraf, Guntur Sakti, Gerakan BISA untuk membangun kesadaran dan komitmen kolektif dari seluruh insan pariwisata di Indonesia mempersiapkan dan menjadikan destinasi wisata yang bersih, indah, sehat, dan aman di tengah pandemi.

Sebelumnya, Kemenparekraf/Baparekraf mengajak peran media massa untuk mengawal dan mendorong bangkitnya pariwisata Bali pascapandemi.

Menurut Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf Hengky Manurung saat berbucara di Forum Komunikasi antar Media Bali Bangkit di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur (10/9), “peran media sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan calon wisatawan terhadap ‘the new’ pariwisata dan ekonomi kreatif Bali melalui berita yang valid.”

Di Juli lalu, pariwisata Bali mulai dibuka untuk masyarakat lokal. Dan di akhir Agustus, untuk wisatawan nusantara (wisnus). “Setelah dibuka akhir Agustus, wisnus yang datang ke Bali rata-rata diangka 2.500 sampai 5.000 wisatawan perhari dimana sebelumnya hanya 900. Sedangkan sebelum Covid-19 rata-rata sebanyak 16 ribu wisatawan perhari yang datang," ucap Putu Astawa, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

"Untuk membuka pariwisata bagi wisman (wisatawan mancanegara) perlu kehati-hatian, lantaran citra Bali yang kuat di dunia internasional jangan sampai ada second wave dan mencoreng citra Bali sendiri," ungkapnya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia