loading...
Home » » Tantang OPM, Warga Kibarkan Merah Putih Di Puncak Bukit Tungkuwiri

Tantang OPM, Warga Kibarkan Merah Putih Di Puncak Bukit Tungkuwiri

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-12-04

Bendera merah putih raksasa berkibar di Tanah Papua pada 1 Desember

Papua
 (WartaMerdeka) – “Pengibaran bendera merah putih pagi ini sebagai simbol bahwa papua adalah bagian dari NKRI yang sudah merdeka tanggal 17 Agustus 1945. Jadi tidak ada lagi hari kemedekaan selain itu,” ucap Kepala Suku Besar Doyo, Aleks Yapo kepada wartawan di Sentani (1/12).

Sejumlah tokoh adat Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, sengaja kibarkan bendera merah putih raksasa di puncak bukit Tungkuwiri. Aleks mengatakan, pengibaran bendera merah putih ini sebagai simbol penolakan terhadap 1 Desember yang diklaim sekelompok orang sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ia menyebut, tanggal 1 Desember bukan hari kemerdekaan seperti yang dikalim oleh sejumlah pihak, namun merupakan bulan menyambut natal. “Tanggal 01 Desember itu bukan hari kemerdekaan, tapi sebagai bulan yang membawa kedamaian bagi umat kristiani karena akan menyambut natal,” terangnya.

Senada dengan itu, Koordinator Aksi Bas Tungkuboy menambahkan, pengibaran bendera ini untuk memastikan bahwa situasi di papua pada 1 Desember aman dan damai. “Kita ingin sampaikan bahwa tanggal 01 Desember ini bukan suatu momok yang menakutkan bagi masyarakat. Setiap tahunnya ada isu yang disebar yang menyebabkan keresahan ditengah masyarakat,” paparnya.

“Oleh karena itu kita ingin sampaikan bahwa tanggal 1 Desember tidak seperti yang ditakutkan. Tapi merupakan awal buan untuk menyambut Natal bagi seluruh umat kristiani,” sambungnya. Bas juga meminta kepada kelompok-kelompok yang masih berseberangan ideologi untuk sadar dan kembali untuk bersama pemerintah membangun tanah papua lebih baik kedepan. “Kita semua adalah bagian dari Indonesia,” tegasnya (bp).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia