loading...
Home » » Kementerian Tenaga Kerja Bantu Kompetensi SDM Parekraf

Kementerian Tenaga Kerja Bantu Kompetensi SDM Parekraf

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-02-28

Kompetensi pekerja parekraf terus ditingkatkan
Jakarta (WartaMerdeka) –  "Kami akan intervensi untuk peningkatan SDM terutama di 5 destinasi super prioritas (DSP). Kami akan memberikan layanan di BLK UPTP, kemudian kami juga membangun BLK komunitas yang berbasis kejuruan pariwisata atau perhotelan. Sampai tahun 2021, kami sudah punya 2.027 BLK komunitas. Dan untuk daerah-daerah yang menjadi penyangga destinasi kami perkuat dengan jurusan perhotelan," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dalam upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Saya melakukan koordinasi dengan Ibu Menteri Ida Fauziyah, kita ada beberapa program yang akan dijalankan dalam jangka menengah dan panjang. Salah satunya adalah mendorong para pekerja migran Indonesia di luar negeri sebagai duta pariwisata dan ekonomi kreatif," ucap Menparekraf Sandiaga Uno.

Dalam pertemuan ini, dibahas tentang upaya bersama dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja pariwisata. Menparekraf mengapresiasi berbagai program unggulan yang dijalankan Kemenaker dalam upaya menciptakan tenaga kerja terampil pada sektor pariwisata. Diantaranya menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas.

Kemenaker menargetkan akan melatih dan melakukan sertifikasi kepada 500.000 tenaga kerja di sektor pariwisata untuk mendukung pengembangan 5 DSP. "Saya kagum dengan hadirnya BLK Komunitas ini, karena betul-betul langsung ada di tengah masyarakat guna memberikan peningkatan pelayanan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kita harus berkolaborasi untuk meningkatkan kompetensi," jelas Sandiaga.

Kemenparekraf dan Kemenaker sepakat tingkatkan kerjasama untuk penguatan SDM parekraf
"Kami juga sepakat untuk berbagi data yang dikembangkan di Sisnaker (sistem informasi ketenagakerjaan), dan kami juga sedang mengembangkan melalui pusdatin (pusat data dan informasi). Melalui big data ini bisa kita berkolaborasi agar intervensi-intervensi berbasis kebijakan berbasis data ini bisa kita eksekusi dengan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu," tambah Sandiaga.

Menaker Ida Fauziyah menyampaikan, kerjasama yang sudah ada dengan Kemenparekraf akan ditingkatkan lagi. Terkait upaya mendorong pekerja migran Indonesia sebagai duta wisata dan ekonomi kreatif Indonesia, Ida menyebut sudah ada MoU antara Kemenaker dan Kemenparekraf yang ke depan, akan diperkuat lagi (dh/ag).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia