loading...
Home » , » Aparat TNI-Polri Tewaskan Anggota KKSB

Aparat TNI-Polri Tewaskan Anggota KKSB

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-03-04

Ferry Elas, salah satu anggota KKSB
Papua
 (WartaMerdeka) – Kepala Kepolisian Resort Mimika AKBP I Gusti Era Adhinata menyebutkan, sesuai hasil olah tempat kejadian perkara dan ciri-ciri yang ada, dipastikan satu anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKB) ditemukan tewas di Mile 53 pada Senin (1/3) adalah Ferry Elas (35 th), sebagai Danton TPN OPM (Organisasi Papua Merdeka) Kodap III Kalikopi Tembagapura pimpinan Joni Botak.

Dari hasil pencocokan wajah dengan foto Ferry Elas pada data base tim operasi gabungan TNI-Polri hingga atribut yang digunakan korban dan identifikasi gambar, ditemukan kemiripan antara korban dengan Ferry Elas.

“Bahkan pada barang bukti lain berupa satu HP ditemukan berisi foto-foto Ferry Elas yang setelah dilakukan investigasi ada persesuaian dengan korban yang ditemukan di TKP baik pakaian yang digunakan, jam, kalung, anting, postur tubuh dan wajah,” jelasnya.

Menurut AKBP I Gusti Era Adhinata, dari catatan kriminal Kepolisian, Ferry Elas merupakan salah satu anggota KKSB yang ikut dalam deklarasi penggabungan KKB se-Pengunungan Tengah 1 Agustus 2019 di Ilaga, serta terlibat beberapa tindakan kejahatan lainnya seperti perampasan HP masyarakat sipil di Kabupaten Puncak Ilaga pada Agustus 2019 dan turut menggangu keamanan di Tembagapura di 2020.

“Juga terlibat penyanderaan guru dan tindak pidana pencurian HP korban guru di Kampung Jagamin pada 22 Februari 2020 serta terlibat penembakan Pos Pam TNI-Polri di Opitawak pada bulan Maret 2020,” tambahnya.

Sebelumnya, Ferry Elas berhasil ditembak aparat gabungan TNI-Polri saat dirinya bersama 6 anggota KKB lainnya melakukan penyerangan menembaki aparat TNI-Polri yang sedang melakukan patroli di Mile 53 (28/2) sekitar pukul 10.30 WIT. ‘’Saat diserang aparat membalas dengan tembakan secara terarah, dan ada satu orang terkena, sedangkan yang lainnya melarikan diri,” ucap Era Adhinata.

Kemungkinan besar saat itu Ferry Elas dan 6 rekannya akan memasuki areal PT. Freeport Indonesia untuk melakukan gangguan kepada perusahaan dan karyawan. Namun berhasil dicegah aparat keamanan yang sedang berpatroli di Mile 53. “Aparat coba melakukan pengejaran terhadap sisa KKB yang melarikan diri namun terhalang sungai dengan arusnya deras,” kisahnya.

Beratnya medan berupa jurang curam dan sungai dengan arus deras tersebut, juga diakui Era Adhinata, saat tim gabungan TNI-Polri untuk menuju lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (bp).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia