loading...
Home » » Kunjungi Daops Manggala Agni Dumai, Siti Beri Motivasi

Kunjungi Daops Manggala Agni Dumai, Siti Beri Motivasi

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-04-12

Manggala Agni merupakan garda terdepan pencegahan karhutla
Dumai
 (WartaMerdeka) – ''Tetap semangat untuk Manggala Agni. Jaga kesehatan dan keselamatan saat bertugas di lapangan. Semoga dengan kerja keras kita semua, tidak ada bencana asap akibat karhutla. Harus dikawal bersama,'' pesan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan/LHK Siti Nurbaya bersama wakilnya Alue Dohong, saat mengunjungi Daops Manggala Agni Dumai, Provinsi Riau (10/4).

Riau bisa dikatakan kerap dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setiap tahunnya. Berdasarkan prediksi BMKG, Riau menunjukkan tren 2 kali puncak periode rawan karhutla, yakni oada Februari-Maret, dan Juni-September. Itu sebabnya, Siti sempatkan datang dan bertatap muka dengan garda terdepan penanggulangan karhutla ini.

''Kepada seluruh anggota Manggala Agni, selamat menjalankan ibadah puasa dan agar tetap kokoh serta semangat dalam tugas dan memenuhi tanggung jawab, sambil menjalankan ibadah puasa. Manggala Agni adalah patriot bangsa yang berada di garis terdepan mengawal tidak meluasnya karhutla,'' ucap Siti. Indonesia pernah melalui masa-masa sulit karhutla. Namun sejak kejadian 2015, berbagai langkah koreksi dan koreksi kebijakan (corrective action and corrective policy) terus dilakukan.

''Berkat kerja keras semua pihak, Alhamdulillah tahun 2020 lalu Riau tidak lagi gelap karena asap. Namun kerja pengendalian karhutla harus terus dilakukan,  harus kerja keras agar tidak terjadi duet bencana corona dan karhutla. Harus dikawal betul, lebih baik mencegah daripada memadamkan,'' jelas Siti.

Untuk Provinsi Riau, menggunakan baseline 2015, pada 2016-2019 luas karhutla di Indonesia mengalami penurunan. Pada 2016 terjadi penurunan 83%, 2017 turun 94%, 2018 turun 80%, 2019 turun 37%, dan pada 2020 terjadi penurunan 89%. Luas karhutla di Provinsi Riau di 2020 dibandingkan 2019 terjadi penurunan 82%.

Pada 2021, KLHK memiliki target 1.200 desa sasaran pencegahan karhutla, disamping melaksanakan patroli terpadu (patdu) pencegahannya. Hingga Maret lalu, telah dilaksanakan patdu di Provinsi Riau dengan membangun 16 posko desayang menjangkau 50 desa disekitarnya.

KLHK bersama LAPAN memiliki sistem monitoring yang bisa diakses kapan saja, untuk membantu pengendalian karhutla. Patroli pencegahan karhutla gencar dilakukan, baik mandiri oleh Manggala Agni maupun patdu. Juga patroli bersama MPA Pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi, penyuluhan, dan kampanye pencegahan karhutla di tingkat tapak (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia