loading...
Home » » TNI Rekrut Perwira Khusus Tenaga Kesehatan

TNI Rekrut Perwira Khusus Tenaga Kesehatan

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-04-28

Proses rekrut calon siswa tenaga kesehatan TNI
Jakarta (WartaMerdeka) – TNI gelar Sidang Pantukhir (Panitia Penentuan Akhir) seleksi tingkat pusat penerimaan Perwira Prajurit Karier (Pa PK) khusus tenaga kesehatan), di Aula NKRI Rindam Jaya, Jakarta Timur (27/4).

Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi saat membuka Sidang Pantukhir mengatakan, akan memilih dan memutuskan calon siswa TNI khusus tenaga kesehatan yang akan mengikuti pendidikan pertama sebagai seorang calon Perwira TNI. ”Dan pada saatnya nanti, mereka inilah kita harapkan dapat menjadi pemimpin masa depan yang profesional sesuai dengan disiplin ilmu dan bidang tugasnya masing-masing,” ujarnya.

Dalam setiap penerimaan prajurit TNI harus menerapkan prinsip LOSA yaitu : Logis, seluruh rangkaian kegiatan penerimaan prajurit TNI dan hasilnya bisa diterima oleh akal dan sesuai dengan logika atau benar menurut penalaran. Obyektif, dilakukan berdasarkan hasil yang valid dan benar serta menjamin tidak adanya kepentingan pribadi maupun kelompok/golongan dari pihak manapun.

Lalu Sistematis, karena dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang disusun berdasarkan kebutuhan dan peraturan yang berlaku. Terakhir Akuntabel, kegiatan penyediaan prajurit sukarela TNI harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, logis, akademis dan administratif.

Untuk meningkatkan kualitas calon Pa PK TNI. perlu terobosan, seperti pertama, proses pengumpulan dan pengolahan data menggunakan program atau aplikasi berbasis IT atau Paperless. Kedua, kerja sama dengan Ditjen Dikti Kemendagri dan Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk integrasi sistem data Dikti dan Dukcapil untuk menunjang akurasi data kependudukan dan pendidikan secara online.

Ketiga, seleksi dibagi dua tahap yaitu I (Kesehatan, Psikologi dan Administrasi). Dan II (Mental Ideologi, Kesemaptaan Jasmani dan Akademik). Keempat, membuat ST Panglima TNI tentang larangan membuat dan menggunakan sponsorship kepada seluruh prajurit TNI tanpa terkecuali dalam penerimaan prajurit TNI. Kelima, merumuskan sistem penilaian pada seleksi daerah dan pusat penerimaan Pa PK TNI fokus pada calon memiliki kemampuan akademik yang baik tanpa mengabaikan aspek pemeriksaan/ pengujian lainnya.

Adapun alokasi jumlah calon siswa TNI khusus tenaga kesehatan di 2021 sebanyak 122 dari tiga matra. Untuk TNI AD 62 orang (Pria 43, Wanita 19), TNI AL 40 orang (Pria 34, Wanita 6), dan TNI AU 20 orang (Pria 18, Wanita 2). Lw.


Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia