loading...
Home » » Menparekraf Beri Nama Anak Gajah Sumatera “Pulisia

Menparekraf Beri Nama Anak Gajah Sumatera “Pulisia

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-05-28

Anak Gajah Sumatera di Taman Safari Indonesia yang diberi nama oleh Menparekraf
Cisarua/Jabar (WartaMerdeka) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberi nama untuk seekor anak gajah sumatera, Pulisia, di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Jawa Barat. Gajah betina yang lahir pada 15 Desember 2020 ini dari induk David dan Ganika.

Penyematan nama itu ditandai dengan penandatanganan sertifikat kelahiran gajah oleh Menparekraf di Rumah Sakit Hewan TSI Cisarua (28/5). "Pulisia artinya Pulihlah Indonesia. Nama itu spontan saya dapatkan. Karena yang terpikir oleh saya bahwa kita harus memastikan kita segera pulih, Indonesia bangkit. Dan di Taman Safari Indonesia ini kita hadirkan ‘Pulisia’ untuk mengirim pesan ke seluruh nusantara bahwa insya allah kita akan segera pulih," kata Sandiaga.

Menparekraf menjelaskan, kunjungannya ke TSI juga merupakan bentuk tindak lanjut dari audiensi yang dilakukan pihaknya dengan Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia (PKBSI) beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Menparekraf mendapatkan laporan, pandemi memberikan dampak cukup besar pada keberlangsungan kebun binatang di Indonesia.

Sebelum pandemi, kunjungan wisatawan dalam setahun mencapai 50 juta orang. Namun pandemi memberikan tekanan yang cukup dalam, dimana kunjungan wisatawan turun hingga 30 persen. Bahkan ada beberapa kebun binatang yang harus menutup usahanya. Di sisi lain, operasional untuk memastikan keberlangsungan dan kesehatan hewan-hewan di dalamnya harus tetap terjaga.

"Oleh karena itu kita akan dukung program penyelamatan kebun binatang di pandemi ini dengan memperluas dana hibah pariwisata yang tidak hanya hotel dan restoran, tapi kami usulkan juga untuk taman rekreasi," jelas Sandiaga.

Apresiasi khusus dari Menparekraf kepada TSI, meski mengalami tekanan besar, namun tetap berusaha dalam meminimalisir dampak terhadap karyawan yang berjumlah 1.200 orang serta hewan-hewan yang ada di dalamnya. Ia juga mengapresiasi adaptasi teknologi dilakukan TSI dengan menghadirkan teknologi digital, Virtual Reality dan Augmented Reality, khususnya untuk pengunjung milenial dan generasi Z.

“Kami mengucapkan apresiasi bahwa Taman Safari Indonesia tetap buka dan melayani publik dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin. Jadi ini adalah betul-betul satu perjuangan yang menurut saya penuh tantangan, tapi mudah-mudahan kita akan segera bangkit dan segera pulih," puji Sandiaga.

Daniel Hartono selaku CEO TSI mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah. "Kami sudah mungkin 40 tahun lebih menyediakan healthy recreation, yang tentunya di situasi pandemi ini kita sangat berkomitmen untuk menjalankan. Sehingga masyarakat Indonesia walaupun masih terbatas, mereka punya kesempatan untuk berwisata sehat. Komitmen kita untuk generasi muda mereka bisa terus belajar tentang satwa karena misi kita selain hiburan adalah konservasi dan edukasi," papar Daniel (ma/js).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia