loading...
Home » » Trail of Civilization, Cara Baru Jelajah Borobudur

Trail of Civilization, Cara Baru Jelajah Borobudur

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-06-24

Kawasan Borubudur simpan banyak potensi wisata
Magelang/Jateng (WartaMerdeka) –  “Trail of Civilization atau jejak peradaban ini, kami yakini menjadi daya tarik yang luar biasa atas suatu pendekatan pariwisata yang lebih berkualitas dan memiliki dampak keberlanjutan dan kelestarian lingkungan,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno, usai penutupan acara Trail of Civilitazion, di Plataran Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (22/6).

Sandiaga mengikuti rangkaian kegiatan Trail of Civillization, dengan tema Ancient Kingdom: Borobudur Series, di Magelang. Kegiatan ini menghadirkan pola perjalanan sekitar kawasan Candi Borobudur, disusun berdasarkan relief yang terdapat di dinding candi, menggambarkan peradaban kehidupan masyarakat sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha di Tanah Jawa.

Berbagai aktivitas menarik pun dilakukan, seperti membajak sawah, belajar bermain gamelan, menaiki delman, menggunakan transportasi VW Safari, belajar membuat gerabah, melakukan yoga, menambah wawasan tentang astronomi walking with star, serta merasakan pengalaman menginap di penginapan yang dikelola oleh balkondes.
Model wisata jelajah sejarah bisa diterapkan di daerah lain
Menparekraf menyebut, potensi kunjungan wisatawan ke Magelang dan sekitarnya mencapai antara 8 hingga 12 juta orang. Turut hadir dalam acara Trail of Civilization, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Odo Manuhutu, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Ahmad Mahendra serta Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein.

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Odo Manuhutu, mengusulkan ke depan, Trail of Civilization agar diterapkan di destinasi super prioritas lainnya, seperti Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

“Ini merupakan contoh yang baik. Mungkin travel patternnya dari Kemenparekraf yang menentukan. Kemudian nanti kita bisa kembangkan storynomic, karena menurut saya yang mahal justru cerita yang ingin diangkat,” usul Odo (dh/ews).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia