loading...
Home » » Tiga Ekor Owa Siamang Dilepasliarkan BKSDA Sumsel

Tiga Ekor Owa Siamang Dilepasliarkan BKSDA Sumsel

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-08-12

Pelepasliaran ketiga satwa sudah mengikuti aturan yang berlaku
Musi Banyuasin/Sumsel
 (WartaMerdeka) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Susel dan para awak media, melepasliarkan tiga ekor Owa Siamang (Symphalangus syndactylus) di blok perlindungan Suaka Margasatwa (SM) Dangku, Musi Banyuasin, Sumsel (9/8).

Kegiatan ini atas surat Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) nomor S.586/KKH/AJ/KSA.2/08/2021,  6 Agustus 2021 perihal Dukungan Pelepasliaran Siamang (Shympalangus syndactylus). Owa Siamang merupakan salah satu jenis primata yang dilindungi sebagaimana diatur Peraturan Menteri LHK. .

Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Barata, menyatakan, sebelum dilepasliarkan, ketiga satwa telah melalui proses rehabilitasi selama tiga bulan di Kandang Transit Resor Konservasi Wilayah IV Kota Palembang, dipantau secara berkala oleh petugas dan tenaga kesehatan hewan. Dua ekor Owa Siamang berjenis kelamin jantan dan satu ekor berjenis kelamin betina. Ketiganya telah dinyatakan sehat dan layak dilepasliarkan dan dinyatatakan negatif Covid-19.

Suaka marhasatwa Dangku di Musi Banyuasin jadi tempat pelesliaran ketiga Owa Siamang
"Kegiatan ini diinisiasi oleh BKSDA Sumsel dalam rangkaian Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2021 sekaligus menjadi sarana edukasi dan publikasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, pelestarian satwa, dan daya dukung kawasan konservasi sebagai habitat satwa yang merupakan implementasi dari program Kementerian LHK “Living in Harmony with Nature: Melestarikan Satwa Liar Milik Negara”,” ungkap Ujang (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia