loading...
Home » » Di Hut TNI AL Ke-76, KRI SPICA 934 Kibarkan Merah-Putih Di Pulau Terluar

Di Hut TNI AL Ke-76, KRI SPICA 934 Kibarkan Merah-Putih Di Pulau Terluar

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-09-10

Crew KRI Spica kibar bendera merah putih di Pulau Yiew berhadapan dengan Negara Palau
Sorong/Papua Barat (WartaMerdeka) – Memperingati HUT TNI AL ke 76 pada 10 September, kapal Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) KRI Spica 934 yang sedang melakukan Ekspedisi Jala Citra 01 Aurora-2021 di Laut Halmahera, kibarkan bendera merah putih di Pulau Yiew, salah satu pulau terluar Indonesia dimana berlokasi di Titik Dasar- 063 (TD-063), berhadapan dengan Samudera Pasifik.

Lokasi Pulau Yiew merupakan salah satu titik dasar yang digunakan sebagai acuan penarikan garis delimitasi maritim dalam penetapan batas maritim antara wilayah Indonesia dengan Palau, selain titik lainnya di Pulau Fani. Secara administratif, Pulau Yiew bagian dari Propinsi Maluku Utara, terletak di laut Halmahera dan pulau ini tak berpenghuni. Satu-satunya fasilitas di pulau ini adalah menara suar.

Pengibaran bendera merah putih dengan ukuran 3 x 9 meter yang dikibarkan di menara Mercusuar Pulau Yiew pada ketinggian 58 meter dari atas permukaan laut, dilaksanakan bersama-sama oleh anggota KRI Spica 934 dan para peneliti dari berbagai kementerian dan kelembagaan nasional yang sedang melakukan kegiatan penelitian di perairan tersebut dalam rangka ekspedisi Aurora.

Tim ekspedisi di Pulau Yiew yang memiliki luas kurang lebih 0,7 km persegi untuk penelitian oseanografi dan pengukuran batimetri dengan menggunakan Unmanned Surface Vehicle (USV) serta pengukuran garis pantai dengan Drone LIDAR (Laser Distance And Ranging) yang merupakan teknologi laser 3 dimensi untuk mendukung verifikasi dari kondisi serta posisi Titik Dasar – 063 (TD-063). Ini guna memperbarui data acuan pada perundingan delimitasi maritim antara Indonesia dengan Palau (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia