loading...
Home » » Soal Penghargaan KALPATARU, Siti: “Mereka Champion”

Soal Penghargaan KALPATARU, Siti: “Mereka Champion”

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-10-17

Salah satu penerima KALPATARU bersama Menteri LHK Siti Nurbaya
Jakarta (WartaMerdeka) – “Penghargaan KALPATARU merupakan amanah bagi penerimanya, untuk tetap menjaga dan meningkatkan kepeloporan, serta upaya-upaya pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.” tutur Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan/LHK Siti Nurbaya, saat memberi penghargaan KALPATARU 2021 atas kepeloporannya memelihara dan melestarikan lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia (14/10).

KALPATARU merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, hadir sejak 41 tahun lalu, tepatnya pada 1980. Pemberian Penghargaan ini bertujuan meningkatkan kesadaran, membuka peluang bagi berkembangnya inovasi, kreativitas, dan prakarsa masyarakat, serta sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada individu maupun kelompok yang berpartisipasi aktif dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.

Ke 10 0rang/kelompok terbagi 4 kategori, yaitu: 4 orang Perintis Lingkungan: 1) Purwo Harsono, S.P. (Bantul, DIY), 2) Damianus Nadu (Bengkayang, Kalimantan Barat), 3) Darmawan Denassa (Gowa, Sulawesi Selatan), 4) Muh. Yusri (Mandar, Sulawesi Barat). Sementara 1 orang dari kategori Pengabdi Lingkungan yaitu: Suswaningsih, S.TP (Gunung Kidul, DIY).

Lalu, 3 kelompok masyarakat kategori Penyelamat Lingkungan, yaitu: 1) Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Pasar Rawa Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, 2) Forum Pemuda Peduli Karst Citatah (FP2KC) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 3) Sombori Dive Conservation Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dan, 2 orang dari kategori Pembina Lingkungan, yaitu: 1) K.H. Zarkasyi Hasbi, Lc. (Banjar, Kalimantan Selatan), dan 2) Suhadak (Lampung Timur, Lampung).

Penghargaan ini bentuk perhatian Pemerintah kepada pegiat LHK
“Penerima penghargaan KALPATARU adalah tokoh penting dalam bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Mereka bukanlah orang sembarangan, mereka adalah champion, sosok yang khusus baik perseorangan maupun kelompok,” jelas Siti (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia