-->

Notification

×

Indeks Berita

Bekali Karakter dan Kampanye Penerimaan Prajurit, Dislitbang TNI AD Berdayakan SMK di Bandung Barat

2022-04-15 | 21.44 WIB Last Updated 2022-04-15T15:05:48Z
TNI AD melihat potensi besar bagi Siswa SMK untuk diberdayakan
Jakarta (WartaMerdeka) – Tak saja memberikan pembekalan karakter, dalam rangka memberdayakan potensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bandung Barat, dalam kunjungannya ke SMK Mahardika Batujajar, Tim Dislitbang TNI AD juga melakukan kampanye penerimaan prajurit bagi siswa.

Hal itu dikatakan Kadislitbang TNI AD Brigjen TNI Terry Tresna Purnama,dalam rilisnya (13/4). Kini, Dislitbang (Dinas Penelitian dan Pengembangan) TNI AD, sedang melakukan Litbang melalui program kerja sama, baik dengan organisasi Litbang di dalam tubuh TNI AD /Angkatan, Pemerintah, industri maupun perguruan tinggi.

"Ini penting, agar kegiatan Litbang lebih optimal dan tentunya efektif serta berdaya guna," ujar Brigjen TNI Terry. “Seperti yang dilakukan Ka Lab (Kolonel Arh Saptarendra P) di SMK Mahardika, bukan saja untuk merekrut para lulusan SMK Mahardika jadi prajurit tapi juga menyiapkan kemandirian dan produktivitas mereka  dihadapkan pada perkembangan  teknologi 4.0," imbuhnya

Sebagaimana diketahui, lanjut dia, dinamika teknologi saat ini cenderung kepada penggunaan internet dan siber. "implikasinya adalah terjadi globalisasi diberbagai aspek kehidupan yang tidak hanya merubah tatanan kehidupan sosial, ekonomi semata tapi juga (merubah) kultur budaya serta karakter bangsa," paparnya.

Kolonel Arh Sapta pun menyampaikan, untuk bisa mandiri lulusan SMK tak hanya memiliki keterampilan saja namun juga memiliki benteng imunitas yaitu karakter. "Ibarat Virus COVID -19, untuk melindunginya kita harus memiliki imunitas yang dapat menangkal serangan virus. Demikian juga untuk menangkal dampak globalisasi, para generasi muda kita harus memperkuat benteng perkuatan yaitu karakter yang kuat," jelas Sapta.

Lulusan SMK, lanjut Sapta, merupakan sumber daya bangsa yang luar biasa. Setelah lulus, mereka tidak saja siap melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tapi juga siap untuk langsung menjadi tenaga kerja yang produktif.

Siswa SMK miliki peluang besar jadi Prajurit TNI AD sesuai kemampuannya
"Tentara kita tidak hanya disiapkan perang dengan mengangkat senjata tapi juga ada yang melakukan kegiatan teknis di bidang penguasaan teknologi, seperti di Dislitbang TNI AD," bahas Sapta.

Kini, "selain mengajak anak SMK jadi prajurit, sebagaimana kebijakan dari Kadislitbang TNI AD maka kami juga mengajak sekolah SMK untuk bekerja sama memberdayakan Siswa maupun lulusan untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas mereka dengan pemanfaatan fasilitas laboratorium kita yang cukup lengkap,"tegas mantan Kasipers Kasrem 143/Halu Oleo itu.

Atas kunjungan dari Dislitbang TNI AD itu, Kepala Sekolah SMK Mahardika, Hj. Nia Herdiani, SE, M.Pd., menyampaikan pihaknya merasa bangga. "Baru kali ini, dari Militer atau TNI yang berkunjung apalagi kita diberikan kesempatan untuk kerjasama," puji Nia dihadapan siswa dan guru SMK  Mahardika (bp).


×
Berita Terbaru Update