-->

Notification

×

Indeks Berita

Iklan

Sektor Parekraf Usul Tambahan Anggaran Rp4 triliun

2022-09-01 | 21.35 WIB Last Updated 2022-09-01T14:35:21Z
Pemulihan sektor parekraf perlu dukungan keuangan memadai
Jakarta (WartaMerdeka) – Sebagai upaya untuk mempercepat upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif/parekraf yang terdampak pandemi COVID-19, Menparekraf Sandiaga Uno mengusulkan tambahan anggaran Kemenparekraf/Baparekraf di 2023 sebesar Rp4.186.990.000.000 dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, di Jakarta (31/8).

Menparekraf mengatakan usulan penambahan anggaran ini telah disampaikan ke Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas sebanyak dua kali. Di mana usulan tambahan pertama pada 24 Maret 2022 sebesar Rp952.096.897.000. Kedua pada 4 Juli 2022 sebesar Rp3.234.893.103.000.

Berdasarkan nota keuangan RAPBN tahun anggaran 2023, pagu anggaran/sementara Kemenparekraf/Baparekraf adalah sebesar Rp3.381.345.168.000. "Walaupun pagu anggaran yang ditetapkan jauh di bawah harapan kami, perlu kami tekankan bahwa setiap rupiah akan menjadi tanggung jawab Kemenparekraf dan akan kami kelola dan optimalkan penggunaannya untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” bahas Sandiaga.

Menanggapi hal tersebut, Agustina Wilujeng Pramestuti, pimpinan rapat menyatakan Komisi X DPR RI, meminta Kemenparekraf untuk fokus ke program dan kegiatan yang bertujuan memulihkan sektor parekraf melalui stimulus bagi pelaku parekraf. Serta memperkuat ekosistem ekraf secara konsisten sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekraf.
Menparekraf Sandiaga Uno di Komisi X DPR RI
"Kami juga mendorong Kemenparekraf untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian BUMN terkait perlunya penambahan moda transportasi agar akselerasi parekraf tahun 2023 dapat dioptimalkan. Selain itu, Komisi X DPR RI berpesan agar Kemenparekraf menurunkan program-program strategis transformasi digital dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang tepat sasaran dan dapat meningkatkan alokasi anggaran," pesan Agustina (ma).

Iklan

×
Berita Terbaru Update